Posted by: iscrcmp | thUTCp30UTC09bUTCThu, 20 Sep 2007 17:34:00 +0000 5, 2007

kenape berpuasa?????????

Jwpnnya simple je… sbb Allah suruh.

.1. Islam adalah agama yang unik.

Dalam Islam, Faith is not blind. Keimanan adalah tidak membuta-tuli. Keimanan kita terhadap kebenaran Islam, terhadap Allah, Kitab dsbnya adalah berdasarkan bukti yang jelas serta hujah yang nyata. “Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.” (12:108)

Tetapi dalam perkara hukum-hakam, suruhan dan larangan atau laws and commandment/ dos and don’ts, kita secara membuta-tuli mengikut perintah Allah. Kalaupun tiada hikmah atau reasons mengapa sesuatu perkara itu diwajibkan atau dilarang, kita tetap patuh kepada perintah Allah.

“Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan.” “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (24:51)

Secara ringkas “Faith is not blind, but obedience is blind.”
Di mana logiknya?

Kita ambil contoh seorang budak kecil. Ibu bapa budak itu melarangnya daripada bermain di tepi jalan. melarang dia bermain dgn api. Tetapi pada pandangan budak itu, perkara2 tersebut ‘best’… Dan dia menangis apabila ibabapanya melarang dia daripada pkr2 tersebut. budak itu x tahu bhw pkr2 tersebut adlh merbahaya. Ibu bapanya tahu. Mereka akan tetap melarang budak itu.

Apabila budak itu cukup umur, ibu bapa budak itu akan hantar budak itu ke sekolah. Tetapi pada pandangan budak itu, main lagi best drp pergi ke sekolah. Dia x tahu kepentingan mendapat pendidikan di sekolah. Ibu bapanya tahu. Mereka tetap menghantarnya ke sekolah.

Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia Maha Mengetahui apa yang baik dan apa yang buruk bagi manusia. Disebabkan kasih-sayangNya terhadap manusia, dia menyuruh kita melakukan perkara yang penting bagi kita dan meninggalkan perkara yang buruk.

“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma`ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (7:157)

Adakalanya manusia tidak mengetahui hikmah di sebalik sesuatu suruhan atau larangan tersebut. Tetapi disebabkan keimanan kita terhadap Allah yang tidak membuta-tuli, kita patuh terhadap perintah Allah.

“Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.” (17:85)
Selain daripada point ini, berikut adalah point tambahan…

2. Hikmah Puasa

Terdapat byk hikmah disebalik kewajipan berpuasa. Tetapi hikmah yg paling utama adalah spt yg disebutkan dalam al-Quran:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (2:183)

Bagaimana taqwa dicapai dengan puasa?

Ini dijelaskan oleh hikmah2 berikut.

3. Puasa membantu kita mengawal nafsu.

Puasa melatih kita untuk mengawal 2 nafsu yang besar – syahwatul batn (nafsu perut) dan syahwatul farj (nafsu kemaluan/seksual) .

Sebahagian ahli psikologi mengatakan, sekiranya kita dapat mengawal kelaparan, kita dapat mengawal hampir kesuluruhan nafsu kita.

Nafsu seksual adalah senjata syaitan yang paling ampuh utk menundukkan manusia. Sebahagian ahli psikologi berpendapat bahawa nafsu seksual adalah penggerak utama semua perilaku manusia.

Islam memberikan kita kaedah yg cukup berkesan untuk mengawal nafsu seksual. Ini seperti yang disebutkan oleh RasuluLLah SAW:

“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu, maka bernikahlah. Sesungguhnya ia dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang tidak mampu, maka berpuasalah, kerana sesungguhnya puasa itu ‘pengembirian’ baginya. (Bukhari (1905), Muslim (1400) daripada Abdullah bin Mas’ud ra.)

4. Mengingati nasib org miskin

Dengan berpuasa selama sebulan, kita dapat merasai keadaan mereka yg kelaparan sepanjang tahun. Dengan itu, kita lebih merasai nikmat yg kita dapati setiap hari.

Dengan itu juga, kita akan merasa lebih simpati terhadap mereka yang miskin . Itulah sebabnya, di antara amalan yg utama dlm bln Ramadhan adalah bersedekah dengan memberi makan kepada org yg berpuasa.

“Barangsiapa yg memberi makan untuk org yg berpuasa, ia mendapat pahala seperti pahalanya (pahala puasa org yg diberi makan itu), tanpa mengurangi sedikitpun pahala org yg berpuasa itu.” (Riwayat Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dari Zaid bin Khalid. (Sahih al-Jami’ as-Saghir (6415)))

5. Puasa membentuk akhlak.

“Puasa adalah perisai. Apabila seseorang di antara kalian berpuasa, janganlah berkata kotor dan tidak berguna dan jangan berbicara jahil. Dan jika seseorang memaki atau mengajak bertengkar, katakanlah, “Aku berpuasa.” 2 kali.” (Bukhari, 1894)

“Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata palsu dan mengamalkannya, maka Allah tidak berhajat ke atas dia meninggalkan makanan dan minumannya.” (Bukhari , 1903)

mempunyai beberapa hikmah kesihat___

 


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: